Ide atau gagasan merupakan rancangan yang tersusun dari hasil pemikiran. Ide merupakan sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Apapun jenis kegiatan pekerjaan manusia untuk kelangsungan hidupnya tidak dapat dipisahkan dari ide.
Ide adalah sesuatu yang muncul dan berkembang di dalam benak pikiran manusia. Ide dapat di ibaratkan sebuah bola salju, semakin lama ide tersebut
bergulir di dalam benak seorang pengusaha.
Di dalam otak manusia terdapat banyak ide yang bertaburan, entah itu ide cemerlang atau ide-ide biasa. Namun tidak semua orang yang memiliki ide cemerlang, mengetahui cara untuk mengeksekusi ide-ide tersebut menjadi nyata.
Agar
mampu mengeksekusi ide-ide cemerlang kedalam tindakan nyata, diperlukan
kualitas dan kompetensi diri yang unggul. Lalu, kemampuan diri untuk
menyalakan api semangat ke dalam diri, serta memotivasi diri untuk
segera mewujudkan ide-ide cemerlang tersebut kedalam realitas.Adapun tahapan proses mewujudkan ide sampai pada tahap menjadi proposal business yaitu:
- Tahap Ide Usaha
Ide usaha yang kreatif biasanya muncul dari kreatifitas pengusaha. Kreatifitas adalah “Thinking the New Things” sedangkan inovasi adalah aktivitas “Doing the New Things”. Dengan demikian inovasi akan lahir dari pemikiran kreatif.
- Tahap Perumusan Konsep Usaha
Konsep usaha adalah penjabaran suatu ide usaha ke dalam dimensi-dimensi bisnis yang relevan.
- Tahap Studi Kelayakan Usaha
- Analisis SWOT (Strength, Weakness, Oportunity, Treat)
- Tahap Penyusunan Rencana Bisnis
Adapun komponen-komponen rencana bisnis yang harus dibuat oleh perusahaan/pengusaha antara lain:
- Pengembangan visi, misi, tujuan, dan strategi dari usaha baru tersebut.
- Mengembangkan manajemen perusahaan yang menyangkut kegiatan penetapan direksi perusahaa, para manajer.
- Mengembangkan lingkungan internal yang mencakup pengembangan struktur organisasi, pengembangan budaya perusahaan, dan sumber daya utama organisasi.
- Mengembangkan proyeksi kinerja perusahaan yang mencakup antara lain perhitungan titik impas, perkiraan penjualan, harga pokok produksi dan penjualan, mengembangkan.
- Berbagai laporan keuangan seperti laba, rugi, neraca, arus kas, menetapkan perkiraan pengembalian investasi.
Memiliki
ide-ide hebat saja bukanlah jaminan untuk meraih sukses dan prestasi.
Ide-ide hebat tersebut akan menjadi sesuatu yang luar biasa, saat diri
menginvestasikan potensi dan sumber daya untuk mengelola ide-ide
tersebut sesuai tujuan.Jadi, bila sudah mempunyai banyak ide-ide hebat, saatnya untuk memfokuskan semua energi, potensi, waktu, sumber daya, dan kompetensi untuk mewujudkan ide-ide tersebut sesuai dengan tujuan yang diinginkan.
Pastikan bahwa komitmen untuk mewujudkan ide-ide ke dalam tindakan, tidak diikuti dengan keraguan ataupun ketakutan. Sebab, keraguan dan ketakutan akan menarik kembali semua kesempatan yang sudah di depan mata.
Ketidaktahuan
dan rendahnya pengetahuan yang dimiliki seseorang mengakibatkan jutaan
ide-ide hilang sia-sia. Padahal, bila semua ide-ide yang tak terhitung
jumlahnya itu dapat direncanakan dengan baik, maka ide-ide hebat itu
akan menghasilkan berbagai kebaikan dan kemudahan untuk kehidupan semua
orang.Janganlah mengecilkan ide-ide yang sedang Anda miliki. Ide-ide baik itu adalah benih-benih yang akan mengantarkan Anda mencapai sukses dan prestasi.
Source: https://prayogopujoharyono.wordpress.com/
No comments:
Post a Comment